"Buat aku, Bik?" Bik Inah mengangguk.
"Dari siapa, Nih?"
"Bibik juga gak tau, Non. Dari cowoknya ya, Non?"
Aku mencibir "Mau tau aja, Bik."
Segera aku menuju kamarku di lantai dua. Di rung TV, teman-teman kostku asyik main monopoli. Setelah 'Say Hello', aku masuk ke kamar dan menguncinya.
Aku membolak-balik kotak itu sebelum membukanya. Aku terkejut. Ada sebuah coklat buatan luar negeri berbentuk hati. Sebuah hati...tak ada pengirimnya. Ada Sebuah kartu berwarna biru muda. Dia tau warna kesuakaanku, batinku. Kubaca isinya
Dear Stella
Sebuah hati untukmu selalu
Dariku, Shadow Man
Shadow Man? aku mengerutkan kening, lalu mengangkat bahu. Peduli amat. Siapa lagi iseng , nih?. Lalu aku menyimpan kotak itu di atas rak buku.
************
"Stell...!! Ella...!!! ada kiriman buat lu!" teriak Sheila. Aku segera berlari menuruni tangga. Kuhampiri Sheila di depan pintu, dia menyondorkan sebuah kotak bira. Aku mengerutkan kening. Kulihat Sheila melirikku sambil senyum-senyum.
"Thanks, Non!" kataku...
"Duh, yang dapet kiriman. Dari siapa, bo? tanyanya genit.Aku memukul lengannya pelan. Lalu kutinggalkan dia, dan menuju ke kamar. Kuamati kotak biru itu. Bingkisan yang sama batinku ini yang keempat aku terima bingkisan yang sama. Segerakubuka. Empat buah coklat yang sama. Siapa ya? jumlahnya selalu bertambah menurut harinya.
Dear Stella
Empat buah hati untukmu
Selalu
Tunggu aku di Valentine's Day
Shadow Man
Aku tersenyum juga. Tersentuh oleh kata-kata dan coklat dari 'Shadow Man'. Jerremy-kah? atau Vincent? Ah! jangan berkhayal. Kuletakkan kotak biru itu di atas rak bersama kotak-kotak yang lain. Mataku tertuju pada bingkai foto di atas rak.
Kuambil dan ku pandang. Foto kita bertiga Aku, Jerremy dan Vincent. Setahun lalu, tepatnya ketika mereka datang ke malang. Mendadak jadi kangen. lalu mataku tertuju bingkai yang lain. Ada fotoku dan Kak Andre. Kakakku yang kuliah di australia. Gimana yah kabarnya? Dua tahun gak pulang ke indoneisa. Kak Andre memang jahat!!!
***********
Aku keluar dari kelas dengan tergesa. Aku ingin segera sampai di kost. Aku berharap mendapat kiriman lagi, kutanya bik Inah apakah ada bingkisan buatku, tapi is menggeleng. Aku kecewa. Aku duduk di depan meja belajar, kuraih bingkisan-bingkisan coklat. Ada lima kotak biru muda, yang di dalamnya terdapat coklat hati sebanyak hari datangnya. Ah, harusnya enam kotak, batinku seandainya saja bingkisan itu datang hari ini.
Tok..! tok...! tok!
Segera kubuka pintu dan kuambil bingkisan itu. Hatiku berdegup kencang. Kuletakkan di atas tempat tidurku. Kali ini bukan hanya coklat dan kotak biru saja. Ada parcel boneka forever friends yang besar, boneka yang aku suka. Dan ada kotak yang lumayan besar. Kubuka kotak itu, dan...Sebuah gaun cantik berwarna biru muda. Gaun biru dengan tali kecil. Ada pesan di atasnya.
Dear Stella
Tunggu aku. Aku akan menjemputmu Pk. 20.00
Valentine's akan menjadi milik kita.
Valentine's Day
Aku melirik jam dinding Pk19.50. Jantungku berdebar-debar sejak tadi. Aku berdoa dalam hati. Tuhan, lindungilah aku.
Tiba-tiba terdengar suara klakson mobil. Aku berlari ke pintu, dan....
Kulihat seorang pemuda berdiri menungguiku dengan buket bunga mawar putih. Dia pun membalikkan badan. Aku tersenyum dan berlari ke pelukannya.
"Adikku yang manis, kenapa menangis?" katanya sambil mengelus ramburku.
"Happy valentine's Kak Andre, Ella kangen." Bisikku
"Happy Valentine's too, long time not see you, you look so beautiful" Kata Kak Andre sambil menghapus air mataku.
"Sorry, tahun lalu kakak ngga pulang, tapi kakak tau dari mama dan papa, kakak ikut sedih La." Bisiknya lembut. aku mengangguk.
"Ayo kakak antar ke sana." "Kesana?" , "Ya, kesana." Hanya mendengar kata 'Kesana' aku menggigil.
Tiba-tiba terdengar suara klakson mobil. Aku berlari ke pintu, dan....
Kulihat seorang pemuda berdiri menungguiku dengan buket bunga mawar putih. Dia pun membalikkan badan. Aku tersenyum dan berlari ke pelukannya.
"Adikku yang manis, kenapa menangis?" katanya sambil mengelus ramburku.
"Happy valentine's Kak Andre, Ella kangen." Bisikku
"Happy Valentine's too, long time not see you, you look so beautiful" Kata Kak Andre sambil menghapus air mataku.
"Sorry, tahun lalu kakak ngga pulang, tapi kakak tau dari mama dan papa, kakak ikut sedih La." Bisiknya lembut. aku mengangguk.
"Ayo kakak antar ke sana." "Kesana?" , "Ya, kesana." Hanya mendengar kata 'Kesana' aku menggigil.
~||~||~||~||~||~||~||~||~||~||~||~||~||~||~||~
Mobil berhenti. Kak Andre menatapku, seolah memberiku kekuatan tambahan. Aku menghirup oksigen di sekelilingku. Aku pun mengangguk. Kak Andre terus menggandengku sampai akhirnya kami tiba. Aku terpaku. Lalu kulihat Kak Andre di depan nisan dan berdoa. Kuletakkan mawar putih di atas nisan, lalu bersimpuh dan berdoa. "Tuhan kepada-Mulah aku berdoa. Limpahi kasih-Mu dan lindungilah Jerremy-ku. Semoga kedamaian selalu besertanya, AMIN."
Aku menoleh, Kak Andre sudah selesai. Kulihat Kak Andre mengangguk. Dan dia menunggu. Aku menghembuskan nafas lega. Kubaca tulisan pada nisan itu.
Rest In Peace
Jerremy Wincents White
4 Maret 1994 - 4 Desember 2009
Aku tak bisa membacanya lagi. Pandanganku kabur oleh air mata.
"Halo Jerremy, Happy Valentine's Day. Maaf, aku baru bisa datang sekarang. Kedua kalinya aku singgah ketempat barumu, sejak kejadian dulu." Bisikku.
"Aku berhenti di sini, sebentar. Aku ingin berbicara denganmu, setelah lama kusimpan rindu ini. Taukah kau, aku selalu berbohong pada diriku sendiri, bahwa kau masih ada. Sakit sekali rasanya hidup dalam kebohongan tentang kita."
Aku merasakan aliran hangat di pipiku. Biarkan saja.
"Jerremy, andai saja kau ada di sebelah kita, kita lewati valentine bersama Vincent dan teman-teman. Menghabiskan coklat. Tapi kini, tak ada lagi valentine denganmu. Hanya kenangan akan dirimu yang temani aku dan yang lain.
Aku meletakkan setangkai mawar merah di atas nisan.
"Terima kasih sudah mendengarkanku. Semoga kedamaian selalu besertamu. Valentine ini milik kita. Happy Valentine's Jerremy, I'll always love you my best friends."
&&&&&&&&&&
Aku menghampiri Kak Andre, yang terlihat lelah. Ku cium pipinya tanda rasa sayang dan terima kasihku padanya. Kami segera beranjak dari tempat itu, "Selamat Tinggal, Jerremy". Bisikku.
Tak lama setelah beranjak dari tempat itu. Giliran Vincent singgah. Walaupun Vincent sudah sering datang, tapi kali ini lah dia mengatakan isi hatinya pada Jerremy. Dia meletakkan setangkai bunga mawar merah di samping punyaku, "Hello Jerremy, Long time not see you're smile. We're miss you so much." Air matanya mulai menetes, tak kuasa menahan sedih dan rindu pada Jerremy. Iya, tentu saja Vincent yang sangat terpukul akan kepergiannya. Karena dialah yang melihat kecelakaan itu dan dia lah yang melihat sahabat baiknya berlumuran darah tak berdaya. " Kedamaian selalu besertamu sahabat baikku. Kami takkan melupakan kenangan bersamamu, Valentine ini menjadi milik kita, milik setiap orang yang merayakan hari kasih sayang ini." Air matanya terus mengalir tanpa henti. "Selamat tinggal jerremy, Terima kasih untuk kesetiaanmu selama dirimu masih hidup. Kami semua menyayangimu, sobat" Bisiknya lembut dan meninggalkan tempat itu segera.
Tak lama setelah beranjak dari tempat itu. Giliran Vincent singgah. Walaupun Vincent sudah sering datang, tapi kali ini lah dia mengatakan isi hatinya pada Jerremy. Dia meletakkan setangkai bunga mawar merah di samping punyaku, "Hello Jerremy, Long time not see you're smile. We're miss you so much." Air matanya mulai menetes, tak kuasa menahan sedih dan rindu pada Jerremy. Iya, tentu saja Vincent yang sangat terpukul akan kepergiannya. Karena dialah yang melihat kecelakaan itu dan dia lah yang melihat sahabat baiknya berlumuran darah tak berdaya. " Kedamaian selalu besertamu sahabat baikku. Kami takkan melupakan kenangan bersamamu, Valentine ini menjadi milik kita, milik setiap orang yang merayakan hari kasih sayang ini." Air matanya terus mengalir tanpa henti. "Selamat tinggal jerremy, Terima kasih untuk kesetiaanmu selama dirimu masih hidup. Kami semua menyayangimu, sobat" Bisiknya lembut dan meninggalkan tempat itu segera.
Valentine's Day tak hanya di rayakan untuk orang-orang yang ada dunia ini., seperti orang tua, saudara, teman dekat, pacar, dan yang lain. Merayakan Valentine's juga dapat dirayakan untuk orang yang tlah tiada sekalipun. Karena Valentine's Days untuk memeringati hari kasih sayang di seluruh dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar